Nama
: Pulau Supiori
Luas areal : 40. 125 hektar (usulan) 42.000 hektar ( SK Ment-an No.525/kpts/um/7//1982) tanggal 21 1982
Luas areal : 40. 125 hektar (usulan) 42.000 hektar ( SK Ment-an No.525/kpts/um/7//1982) tanggal 21 1982
Ketinggian
: 0- 1.034 meter
Status
yang di usulkan : Cagar Alam
Letak
tempat : Teluk Cenderawasih
Uraian
Tata Batas:
Ø Kawasan
usulan suaka ini terletak di Pulau Supiori, yaitu pulau paling utara dalam
kelompok pulau Schouten di Teluk Cenderawasih. Batas- batas nya menyusuri garis
kontur 100 m di sekeliling blok pegunungan utama yang di sebut Bon Supiori
Wainubendi, tetapi sudut barat laut suaka, mulai dari satu titik 1 kilometer
sebelah tenggara tanjung Karumansun sampsi ke Desa Napido di bawah G. Makisisi
di pesisir yang menghadap ke arah barat daya, mengikuti garis pantai. Areal
suaka terletak pada koordinat 0 37, 0 47’ dan 135 49, 135 21.
Pertimbangan
dan AlasanPerlindungan:
Ø Pulau
suaka ini paling penting dari pulau-pulau di luar Papua. Areal suaka ini juga
mengandung hutan-hutan perbukitan dan dataran rendah yang masih asli, di atas
lapisan batuan karbonat. Lapisan karsa (karst) dengan topografi yang curam di
daerah yang lebih tinggi hampr-mustahil ditembus. Oleh karena itu, identitas
wilayah biogeografis yang unik telah di lestaikan tanpa mengacuhkan tekanan
dari masyarakat petani di bagian utara. Survei yang disponsori oleh International
Council for Bird Preservation ( ICBP) telah memastikan ada nya sembilan jenis
burung endemik pulau ini, yang merupakan endemisitas tertinggi Irian Jaya (
Papua ).
Jenis – jenis burung
tersebut adalah sebagai berikut:
Ottus
beccari Burung Hantu Papua/ Papuan Scops Owl
Tanysipetra
riedellii Raja Udang Biak/ Biak Paradise Kingfisher
Monarcha
brehmii Biak Monarch Flycather
Zosterops
mysorensis Burung Kacamata Biak, Biak White Eye
Centropus
chalybeus Biak Island Coucal
Aplanis
magna magna Jalak Ekor Panjang/Lontailed Starling
Micropsitta
geelvinkia geelvinkia Kakatua kerdil/ Geelvink Bay Pygmy
Parrot
Eos
cyanogea Nuri Sayap Hitam/ Blackwinged Lory
Myiagara
atra Black Myagara Flycacher
Ø
Burung-burung ini terdapat di pulau Biak
walaupun habitat nya disini sangat menipis dan berubah karena tekanan penduduk
dan kegiatan penebangan. Empat jenisyang disebut terakhir di Pulau Numfor
meskipun dua jenis Aplonis dan Micropsitta cukup unik. Seluruh nya
terdapat 82 jenis, dan banyak d antara nya sub jenis yang unik. Di antaranya
mamalia, 26 jenis sudah diketahui terdapat di kawaan ini, termasuk kanguru
pohon berbulu kelabu (Dendrolagus inustus), oposum layang (Petaurus Brevicops )
, oposum ( Distoechurus pennatus, 2 jenis Kuskus ( Phalanger Orientalis dan P.
Maculatus), dan bandikut ( Echymipera kalufu), dua jenis Kelelawar (
Emballonura beccari dan E. Nigrencess, Tikus ( Ratus nitidus), Melomys (
melomys leucogaster) serta Babi yang dimasukan ke Pulau ini ( suserofa).
Mungkin sekurang-kurang nya setengah dari jumlah mamalia ini bersifat khas pada
tingkat subjenis.
Sumber .
Conservation
And Development In Irian Jaya. Ronald G Petocz.
Bennywr94@gmail.com